Persahabatan Tidak Akan Terpisah Oleh...

Kejadian yang tidak kami inginkan terjadi pada malam yang sepi dan gelap itu, siapa sangka, kejadian yang penuh canda dan tawa berubah menjadi kejadian penuh tangisan dan kesedihan. Pada hari Kamis malam Jum'at hari itu, kami berencana untuk bermain permainan yang penuh dengan keghaiban dan misteri, kami hanya berpikir ini tidak akan menjadi kenangan yang buruk, dan malah berpikir kebalikan nya, kami hanya memikirkan kesenangan dan tawaan pada saat itu.
Aku, dan tiga temanku saat itu, tidak memikirkan apa yang akan terjadi kedepan nya, kami hanya kegirangan karena permainan mematikan ini. Pada saat kami masih berada di lokasi sekolah, kami berbincang bincang dulu, mungkin, saat itu, hanya aku yang merasa akan ada hal yang aneh yang terjadi, aku hanya ingin menyampaikan perasaan tidak enak ini kepaa mereka. aku berkata "Hei, mendingan gak usah aja deh, gak usah main yang kayak gitu, aku ngerasa gak enak, takutnya ada apa apa nanti.", semua temanku terdiam dan mulai memandangku dengan tatapan aneh, mereka membantah apa yang telah aku katakan, mereka tampakya tidak suka terhadap apa yang aku katakan, aku hanya bisa terdiam dan meminta maaf kepada mereka karena aku mengatakan yang tidak mau mereka dengar. Pada saat istirahat jam pertama, aku memakan makanan yang aku bawa dari rumah, karena aku hanya keluarga sederhana, aku tidak bisa jajan dan makan sesuka hati seperti yang mereka lakukan. Tapi tidak apa apa, aku sudah terbiasa makan seperti ini. Teman temanku mendatangiku dan mengkonfirmasi apakah aku akan ikut serta atau tidak untuk memainkan permainan ini. Jika aku menolak permintaan mereka, aku akan merasa tidak enak, dikarenakan aku lelaki, dan karena mereka juga sahabatku di sekolah ini, aku mungkin akan mengikutinya. Tapi entah kenapa, masih terasa ada yang janggal di hatiku, terasa akan ada suatu hal yang aneh yang akan terjadi nanti, dan aku masih belum dapat memastikan ada apa itu, tetapi, tetap, aku akan mengikuti nya kali ini, karena sahabatku. Setelah itupun, bunyi bel menandakan bahwa istirahat telah selesai, dan mereka kembali ke kelas masing masing, sedangkan aku tetap disini karena disini adalah ruangan kelasku. Ditengah tengah pelajaran, semua temanku mengirimi pesan singkat ke HP ku, 4 dari mereka, ternyata semua pesan mereka sama persis dengan apa yang aku pikirkan, mereka mencoba mengkonfirmasi tentang ikut atau tidaknya nanti malam. Aku mengirimi pesan yang sama kepada mereka semua "Iye, ntar gw ikut kok malem, gw janji, lagian kan, kita sahabat". Setelah itu, aku kembali serius kedalam mata pelajaran yang sedang aku pelajari sekarang. Bel berbunyi, dan pelajaran pun berakhirm dan disambung dengan istirahat kedua, karena kali ini, aku hanya membawa snack ringan dari rumah, tetapi temanku datang dan mulai mengajak ku keluar untuk jajan, meskipun jajan ringan, aku lebih suka untuk menyimpan dan menyisihkan sebagian uangku. Tapi, karena mereka sahabatku, mereka tidak pandang apapun dariku dan meneraktirku. Aku sangat senang mempunyai teman seperti mereka. Saat kami bercanda bergurau bersama di kantin, kami memikirkan bahan bahan yang akan digunakan nanti saat malam. Banyak yang berpendapat, dan hanya aku yang diam karena tidak mengerti apa apa. Kami meneruskan perbincangan kami sampai akhirnya bel bunyi pertanda masuk. Saat kami kembali ke tempat masing masing, ke kelas masing masing, entah kenapa, setiap mereka selesai membicarakan tentang perencanaan dan persiapan untuk nanti malam. Aku merasa selalu ada yang mencoba memberitahu untuk jangan datang, tapi aku abaikan dan bersikap tidak peduli akan hal itu. Setelah kembali ke kelas, dan memulai pelajaran. Aku mulai mengantuk, saat itu aku mulai bermimpi aneh, aku dan semua temanku berada di taman yang saat indah, dan merasa sangat bergembira. Aku merasa sangat bahagia, saat itu dalam sekejap mata... Aku di bangunkan oleh guruku, dan dimarahi, seisi kelas menertawakan ku. Aku merasa sangat malu saat itu. Waktu berjalan sangat cepat, dan aku cepat pulang agar bisa mempersiapkan apa yang telah sahabatku suruh untuk dibawa nanti malam. Ketika aku melihat ke jam dinding, ternyata masih siang dan baru jam tiga sore. Aku menghela nafasku dan hanya bisa menunggu waktu. Sementara menunggu waktu berjalan, aku mengerjakan PR ku dan melakukan pekerjaan rumah tangga, karena ibu dan ayahku bekerja demi diriku dan adik ku. Orangtua ku selalu pulang pada waktu yang malam, adik ku selalu bermain setelah pulang sekolah, dia hanya anak SD kelas 6, dan pulang saat sore. Tak terasa, waktu sudah mulai sore dan menunjukan jam setengah enam. Aku yang lupa untuk mempersiapkan semua barang yang akan aku bawa cepat cepat mengambil barang yang sudah temanku tentukan. Aku membawa paku, kayu, dan pisau tajam. Aku bersiap siap, dan jika tidak salah, kami akan berangkat ke tempat yang jarang ada orangnya dan terletak di pinggiran kota. Saat waktu menunjukan jam setengah tujuh, aku berangkat dan memberitahu adik ku untuk menjaga rumah, aku mengatakan kepada nya, bahwa aku akan pulang larut malam karena ada keperluan dengan temanku. Dia menyetujui asal aku dimasakan makanan yang enak sebelum aku pergi berangkat. Karena tidak ada pilihan lain, aku masakan dia telur yang biasa aku buat dan daging ayam yang diolah menjadi karage, dan tamagoyaki. Dia sangat suka makanan itu karena aku sering membuat makanan nya. Setelah aku masak makanan untuk adik ku, aku berangkat dan berlari ke tempat kami biasa nongkrong, aku mempercepat langkah kaki ku, dan bertemu dengan 4 sahabatku disana, semua dari mereka membawa motor, kecuali aku. Setelah itu, kami berbincang sedikit review untuk prosedur dan barang yang telah kami bawa, kami mengecek barang kami satu persatu. Karena jika satu barang tidak terbawa, semuanya tidak akan berjalan dengan lancar. Sudah dipastikan bahwa kami tidak meninggalkan satu barangpun. Dan, kami mulai perjalanan kami. Tak kusangka akan sejauh ini, jalanan nya benar benar kosong, sepanjang jalan yang dari awal aku perhatikan, hanya ada pohon pohon dan tanaman liar, sepertinya, sudah jarang orang orang melwati jalan ini, bahkan, aku pikir, sudah tidak ada orang lagi yang menggunakan jalan ini, memang, jalan nya masih bagus, tetapi, aku merasa aneh, kenapa jalan sebagus ini tidak ada yang memakai dan terlihat sangat sepi, aku bertanya kepada temanku. "Bro, kenapa ya?, jalan ini kayak gak ada yang pake lagi?", temanku membalas pertanyaanku "Lu pengen tau? Jalan ini udah lama kagak kepake, katanya, ada desa yang udah mati, udah pada mati waktu dulu, alias desa yang kena kutuk. Banyak rumor yang udah beredar, katanya, barangsiapa yang kagak ijin dulu mau masuk sini, nanti bakal ada yang gangguin.", tba tiba, bulu kuduk ku bangun dan merasa ada yang janggal, karena posisi motor yang aku duduki berada di paling belakang, aku merasakan ada yang aneh, serasa ada yang menikuti kami, aku tidak tahu apa itu, tetapi... Serasa ada yang selalu mengikuti kami. Semakin lama, semakin aneh, saat aku melihat kesamping, serasa ada  yang melihat kami. Pikiranku mulai tidak karuan, dan mulai berpikir negatif. Aku mulai berhalusinasi. Tak kusangka, kami sudah sampai di tujuan. Kami memarkirkan motor di depan rumah yang tidak terpakai, tidak, semua rumah yang berada disini sudah tidak berpenghuni. Saat itu, mereka langsung berjalan menuju rumah yang paling ujung yang mereka lihat dan terlihat sangat menakutkan, sangat sangat menakutkan. Entah kenapa, saat itu, aku merasa ingin mengatakan "PERMISI, SAYA HANYA IKUT MELEWAT, DAN SAYA TIDAK BERNIAT MENGANGGU, TOLONG IJINKAN SAYA UNTUK MELEWATI DESA INDAH INI". Karena tekanan nya sangat berat, aku mengatakan itu, meskipun tidak berteriak dan hanya berkata seperti seharusnya. Aku tertinggal jauh, dan aku mulai berlari mengejar mereka, saat itu, saat berlari, tiba tiba, aku merasa, ada yang melihatiku dan ingin menyentuhku. aku menoleh kebelakang, dan tidak ada apa apa. Aku hiraukan itu, dan berjalan dengan teman temanku. Setelah kami sampai, temanku membuka pintu rumah itu. Seperti yang kuduga, semua rumah ini suah tidak terpakai lagi, dan dilantarkan, kami memulai permainan kami, kami memasangkan JELANGKUNG, dan menyalakan lilin, ada 6 lilin, dan kami nyalakan lilin nya, mengelilingi kami, setelah itu, KAMI MEMEGANG JELANGKUNG ITU SERENTAK, KAMI MEMBACAKAN MANTRA "JELANGKUNG JELANGSAT, DISINI ADA PESTA, PESTA KECIL KECILAN, JELANGKUNG JELANGSAT, DATANG TAK DIUNDANG, PULANG TIDAK DIANTAR" Tiba tiba, JELANGKUNG TERSEBUT BERGERAK DENGAN GANAS. Aku tidak tahu apa yang terjadi, karena tiba tiba. Semua temanku memegang erat jelangkung itu, karena tidak kuat menahan tenaga dari jelangkung itu, kami terpental, SEMUA LILIN DISEKITAR KAMI MATI TIBA TIBA, DAN... TIBA TIBA ADA YANG MENGATKAN "PERMAINAN SEBENARNYA AKAN DIMULAI SEKARANG. HAHAHAHA" kami semua kaget dan ketakutan, kami segera berlari, dengan arah tidak menentu, kami berpencar, aku berlari tanpa arah, aku melihat dirumah itu ada lubang besar setelah aku melewati lubang itu, tiba tiba,  AKU MELIHAT BANYAK MAYAT DAN KUMPULAN TENGKORAK, AKU MERASA MUAL, DAN DISAAT YANG SAMA, DIBELAKANGKU ADA SUARA TERTAWA, SAAT AKU MENOLEH, SEORANG KAKEK TUA YANG SUDAH TIDAK MEMILIKI KAKI TERTAWA KEARAH DIRIKU. Aku kaget dan mulai berlari, aku tidak bisa mencari temanku, ketika aku berlari, didepanku, ada gadis menggunakan kebaya lawas menangis, tidk ada tanda tanda gadis itu mahluk ghaib, aku mendekatinya, aku bertanya kepadanya "Kenapa kamu nangis? Apa kamu takut?" Dia tetap menangis dan menangis, tidak ada jawaban, Aku bertanya lagi "Kalo kamu takut, ayo, kita lari bareng bareng", saat itu, dia baru menjawab "Aku takut mas, aku takut!", aku mencoba menenangkan nya, tiba tiba... "MAS, SEHARUSNYA MAS YANG TAKUT SAMA SAYA, SAYA CUMA TAKUT MAS GAK MAU PEGANG SAYA DOANG" Setelah aku melihat tangan nya. TANGAN NYA SUDAH BAU BUSUK, DAN TIDAK MEMILIKI JARI, WAJAHNYA BERUBAH MENJADI TUA DAN BUSUK, BANYAK LUKA YANG ADA DITUBUHNYA." Aku berlari, aku terus berlari, hingga saat itu, aku melihat temanku, ketika aku hendak berlari mendekatinya dan berteriak, TIBA TIBA, JELANGKUNG YANG KAMI MAINKAN TERSEBUT MEMBUNUH TEMANKU, DENGAN PISAU YANG AKU BAWA DARI RUMAH. TAPI... SIAPA YANG MENALIKAN PISAU KU KEPADA JELANKUNG TERSEBUT. Aku berteriak sekeras mungkin, aku tidak terima dan berlari, saat aku masuk ke rumah yang kami tempati saat itu, SEMUA BARANG YANG KAMI BAWA, LANTAI, DAN RUMAH TERSEBUT, KACAU TANPA AKU KETAHUI. Ketika aku melihat ke lantai, lantai penuh dengan darah, aku berlari dan mencoba mencari temanku. Saat dirumah, aku tidak menemukan apapun, aku keluar melewati lubang yang aku lewati... Dan... AKU MENEMUKAN KAKI TEMANKU SEDANG DIPEGANG OLEH KAKEK TANPA KAKI YANG AKU TEMUKAN SAAT PERTAMA KALI KELUAR DARI RUMAH BESAR INI, AKU MENCOBA MENOLONG TEMANKU, AKU MENARIK NARIK TANGAN NYA, DAN ALHASIL, TETAP SAMA, AKU TIDAK MUNGKIN MENGALAHKAN MAHLUK GHAIB, AKU TERPENTAL. LALU. JELANGKUNG MENDATANGINYA, DAN MULAI MENGGOROK KEPALANYA HINGGA PUTUS, AKU TIDAK TAHAN LAGI DAN AKU MENANGIS SAAT ITU. Aku harus mencari dua temanku lagi, aku berlari ke tempat yang paling gelap saat itu, dan aku menemukan temanku... TANPA KAKI, TANPA TANGAN, HANYA BADAN DAN KEPALA. Aku sudah tidak tahan, aku ingin pulang, aku ingin segera berakhir. Saat aku tidak tahu harus kemana, aku berjalan, berjalan, dan berjalan, tanpa tujuan, tiba tiba aku sampai ke tempat awal kami memarkirkan motor. Disana... Aku... Melihat... Temanku, sedang tertawa cekikikan, sambil membenturkan kepalanya, saat itu, aku pikir dia hanya mengalami stress berat seperti yang aku alami, tetapi... Aku salah, dia mulai tertawa keras, dan berteriak "AHAHHAHA, GW PUAS, UDAH NGELAKUIN INI SAMA KALIAN, GW SENENG PUNYA TEMEN KAYAK LU PADA, GW UDAH STRESS, GW NGELAKUIN INI KARENA GW GAK MAU MATI SENDIRIAN, GW YANG UDAH BIKIN ARWAH DISINI MARAH! GW YANG NGAJAK KALIAN MATI! AYO! KITA MATI SAMA SAMA. AHHAHA" LALU, DIA MEMBENTURKAN DAN MENGGOROK, SERTA MEMUTUSKAN DENYUT NADINYA. JELANGKUNG TERSEBUT MENDEKATI TEMANKU, AKU HANYA TERDIAM, DAN TIDAK BERBICARA APAPUN, AKU TIBA TIBA TIDAK BISA BERPIKIR MAUPUN BERGERAK, JELANGKUNG TERSEBUT LALU MENDEKATIKU DAN MENGATKAN "HEHE, RAME KAN MAEN SAMA AKU? TEMEN KAMU NGAJAKIN AKU BUAT NGELAKUIN INI. DIA UDAH GILA, UDAH NGERASA SALAH KARENA GAK BILANG PERMISI KE KITA... TAPI, KAMU GAK BERSALAH KOK, KAMU UDAH BILANG SALAM DI AWAL NYAMPE, UDAH DULU YA. HAHAHA!" Aku terdiam, aku lemas, aku tidak bisa berpikir lagi, aku mengambil kunci motor temanku, dan kembali pulang, aku tidak bisa tidur semalaman. 6 bulan kemudian, aku kembali ke dirku yang biasa lagi, aku kembali ceria, dan aku kembali seperti awal, karena...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
SELAMA INI, DIMANAPUN AKU BERADA TEMANKU SELALU BERSAMAKU SETIAP HARI, MESKIPUN WAJAH DAN BADAN MEREKA SUDAH TIDAK SEPERTI DULU LAGI, DAN HANYA AKU YANG BISA MELIHAT MEREKA :)
Blog Ping Tool

0 comments:

Post a Comment

 
HyperSmash