Akhir akhir ini, entah kenapa, aku selalu sulit untuk tidur lelap, kadang kala, ketika aku sedang tidur, aku tiba tiba terbangun entah kenapa. Setiap hari, selalu dan selalu terulang, tiap malam aku kadang melamun, memikirkan banyak hal yang tidak aku mengerti.
Oke, kali ini saya akan menceritakan kisah nyata lagi. Kejadian ini sudah lama, saat kelas 5 SD. Pada saat itu, saya sedang menginap di saudara saya, jika kalian suka membaca post blog ini, pasti akan mengetahui siapa saudara saya :D. Haha. Saudara saya berinisial I. Waktu itu, kami bertiga dengan teman saya satu orang lagi, berinisial H. Sedang bermain di tempat saudara saya. Memang, saat itu kami masih tergolong "Bocah". Tetapi kami "Tidak pernah melupakan kejadian itu". Karena memang, bagi saya dan H kejadian itu sangat menakutkan. Bahkan masih ingat saya kejadian detail nya saat itu. Baiklah.
Cerita ini, saya dengar dari Ibu saya, jika tidak salah, saya masih berumur 9 tahun, karena sudah biasa di ceritakan dongeng, waktu itu, saya bosan mendengar cerita tentang kancil, kurcaci dan lain lain, dan malah meminta Ibu saya menceritakan cerita horror yang nyata, dan, Ibu saya terdiam sebentar, lalu memberikan cerita yang pernah terjadi di kota saya, baiklah, kita mulai.
Dengar dengar, dahulu, ada orang yang pernah kecelakaan maut disini. Jika ada seseorang sedang melewat, dan tidak mengatakan permisi. Maka, orang yang tidak mengatakan permisi tersebut, akan dihantui selama perjalanan nya sampai kerumah, dan lebih parahnya lagi, jika seseorang tahu "namanya", dan sedang melewati jalan itu, maka...
Kisah ini saya alami, dan masih belum bisa saya lupakan, pernah, waktu itu, pada hari Sabtu malam Minggu, sebenarnya, ini sudah menjadi kegiatan kami sejak kami kecil, saat SD, bahkan sampai sekarang, inisial nama saya A, dan dua teman saya, berinisial I, dan R, sering bermain dan menginap di rumah teman saya yang berinisial I. P
Siapa yang tidak ingin kaya di dunia ini? Harta melimpah, barang serba ada, dan apapun dapat dibeli dengan mudah, kali ini, saya akan menceritakan kejadian yang dulu pernah terjadi di kampung saya dulu, ingatan saya pun hanya sedikit tentang itu, saya juga akan menceritakan hanya sedikit, karena saya tidak terlalu ingat dengan cerita yang ibu saya ceritakan dahulu, dikarenakan saya masih kecil dan mendengar desas desus nya, bahkan tempat nya jika lebih tepatnya sudah tidak hafal. Baiklah, saya mulai.
Kejadian yang tidak kami inginkan terjadi pada malam yang sepi dan gelap itu, siapa sangka, kejadian yang penuh canda dan tawa berubah menjadi kejadian penuh tangisan dan kesedihan. Pada hari Kamis malam Jum'at hari itu, kami berencana untuk bermain permainan yang penuh dengan keghaiban dan misteri, kami hanya berpikir ini tidak akan menjadi kenangan yang buruk, dan malah berpikir kebalikan nya, kami hanya memikirkan kesenangan dan tawaan pada saat itu.